Luka Lebih Lama Sembuh Dan Mengapa Harus Antibiotik

Luka Lebih Lama Sembuh Dan Mengapa Harus Antibiotik

Menderita luka membutuhkan waktu penyembuhan yang beragam atau tidak ada waktu yang pasti. Sebab, luka tidak bisa disembuhkan dengan sekejap dan membutuhkan proses agar bisa sembuh mulai dari penghentian pendarahan, pengembalian jaringan yang terluka sampai menutup bekas luka.

Hanya saja, meski Anda telah menerapkan cara agar luka cepat kering yang tepat, seringkali luka lama sembuh sesuai waktu yang telah diprediksi sebelumnya. Jika hal ini terjadi, maka jangan sepelekan, segera pahami penyebabnya sebagai berikut.

Tidak ada rasa nyeri

Rasa nyeri merupakan hal yang wajar dalam proses penyembuhan luka. Saat kita mengalami nyeri saat memiliki luka kita tidak perlu khawatir dan terbiasa dengan hal tersebut. Meskipun demikian, saat merasakan nyeri yang luar biasa dahsyat, Anda juga perlu waspada karena hal tersebut bisa menjadi pertanda terjadinya infeksi. Disisi lain, luka yang tidak menimbulkan rasa nyeri juga perlu untuk diwaspadai.

Penyembuhan luka yang berjalan lebih lambat biasanya akan ditandai oleh tidak adanya rasa nyeri pada luka tersebut. Ini bisa menjadi pertanda bahwa ada masalah pada jaringan luka yang menyebabkan Anda tidak merasakan nyeri. Segera periksakan luka Anda ke dokter apabila hal ini terjadi agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Gesekan pada luka

Dalam proses penyembuhan luka, kita perlu melindungi luka tersebut agar tidak semakin parah. Kondisi luka yang tergesek atau terbentur akan membuat luka yang sedang menjalani proses penutupan kembali terbuka. Akibatnya, proses penghentian pendarahan akan berjalan lebih lama dan membuat luka lebih lama sembuh.

Selain dapat memperlambat proses penyembuhan luka, gesekan pada luka juga bisa memperparah luka. Terlebih jika gesekan melibatkan kotoran yang bisa menyebabkan infeksi. Beberapa komplikasi bisa terjadi saat kontaminasi kotoran masuk ke dalam luka yang belum kering. Oleh karena itu, selalu tutup luka dengan menggunakan kasa atau perban agar terhindar dari gesekan namun tetap bisa mendapatkan udara segar untuk bernapas.

Mengapa Harus Menggunakan Antibiotik

Antibiotik merupakan jenis obat yang menekan atau menghentikan proses infeksi oleh bakteri pada tubuh manusia. Sifat antibiotik langsung membunuh bakteri tanpa melukai manusia yang tengah menyandang penyakit tersebut. Namun, sekali lagi antibiotik efektif untuk bakteri dan tidak bisa digunakan untuk menekan virus, jamur, dan penyakit yang disebabkan oleh golongan non-bakteri lainnya.

Jenis Antibiotik

Secara umum jika ditinjau dari sumbernya, antibiotik dapat dibedakan menjadi dua seperti berikut ini.

Antibiotik Alami

merupakan bahan-bahan alam yang langsung bisa bermanfaat sebagai antibiotik. Contoh antibiotik alami adalah madu, temulawak, bawang putih, bawang merah, dan teh hijau. Antibiotik yang didapatkan secara alami dari bahan makanan dan minuman ini hampir tanpa efek samping dan bisa dikomsumsi tanpa memperhitungkan jumlah serta lama komsumsinya.

Antibiotik Sintesis

merupakan antibiotik berupa obat kimiawi yang memiliki karakter dan ciri masing-masing bagi penyakit tertentu. Penggunaan antibiotik sintesis perlu mendapat pengawasan dokter atau diresepkan oleh dokter. Antibiotik ini tidak bisa dibeli sembarangan dan harus dihabiskan ketika telah diresepkan.

Mengapa Harus Menggunakan Antibiotik?

Penggunaan antibiotik harus dengan pengawasan dokter karena berbagai dampak penggunaannya. Kesalahan penggunaan antibiotik bisa menyebabkan bakteri menjadi kebal sehingga ketika menyerang kembali sulit untuk diatasi dan perlu penggunaan antibiotik dengan tingkat yang lebih tinggi.

Mengapa Resep Antibiotik dari Dokter Harus Dihabiskan?

Pemberian resep antibiotik oleh dokter pasti disisipi kata-kata “harus habis”. Hal ini dikarenakan beberapa hal, seperti dijelaskan berikut ini.

1. Bakteri yang menyerang tubuh dan menyebabkan penyakit diperkirakan hanya dapat mati secara sempurna dan tidak tersisa apabila antibiotik yang dikomsumsi juga dihabiskan sesuai takaran dari dokter.

2. Apabila penggunaan antibiotik masih disisakan maka ditakutkan bakteri yang masih ada di dalam tubuh menjadi resisten dan sulit untuk ditanggulangi oleh antibiotik serupa.

3. Bakteri menjadi lebih tangguh apabila antibiotik tidak diminum secara tuntas. Hal ini tentu menyulitkan apabila terjadi sakit serupa.

4.Bakteri dapat berpindah tempat saat antibiotik tak dihabiskan sesuai resep dokter. Kepindahan bakteri ke bagian tubuh lainnya ini justru akan menyebabkan berbagai penyakit lain yang sulit ditangani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *