Kenali Gejala Stroke pada Anak-anak Dan Cacar Air

Kenali Gejala Stroke pada Anak-anak Dan Cacar Air

Setelah mengetahui bahwasanya stroke tidak hanya penyakit yang bisa diderita oleh orang-orang dewasa maupun lanjut usia tentu bisa membuat anda lebih waspada dengan Kenali Gejala Stroke pada anak-anak. Cara ini perlu diketahui sehingga bisa mencegah terlambatnya mengetahui buah hati Anda mengalami stroke.

Stroke bisa menyerang siapa saja dan tidak mengenal jenis kelamin maupun usia. Tidak jarang pula stroke juga bisa menyebabkan kematian terhadap anak-anak maupun remaja. Stroke sendiri bisa dipahami sebagai salah satu jenis penyakit yang disebabkan karena secara tiba-tiba asupan darah ke otak berkurang.

Pembuluh darah di bagian otak tersumbat dan pecah. Inilah dasar utama penyakit stroke yang bisa menyerang siapa saja termasuk anak-anak, remaja, dewasa maupun orang lanjut usia baik pria maupun wanita.

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan bahwasanya stroke juga bisa menyerang anak-anak. Maka tidak ada salahnya jika kali ini, anda perlu mengetahui informasi mengenai gejala apa saja ketika seorang anak terkena stroke. Kenali Gejala Stroke pada anak-anak memang perlu diketahui sehingga tidak terlambat menyadari. Pada dasarnya gejala yang terjadi tidak jauh berbeda pada stroke yang dialami orang dewasa, misalnya :

– Secara mendadak anggota tubuh khususnya pada organ untuk bergerak pada salah satu sisinya atau bahkan semua sisi susah digerakkan atau terasa lemas. Misalnya bagian tangan sebelah kanan, kiri atau keduanya.

– Selain itu juga tiba-tiba mengalami kesulitan untuk menggerakkan kaki. Hal ini membuatnya susah untuk berjalan.

– Tidak hanya itu saja, penderita juga mengalami kesulitan untuk berbicara. Saat berbicara cenderung susah untuk dipahami.

– Penderita cenderung enggan mengonsumsi makanan atau minuman. Hal ini dikarenakan kesulitan untuk menelannya. Alhasil membuat kondisi tubuhnya semakin menurun karena tidak ada nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya.
– Jika terjadi pada bayi yang belum lama lahir, adakalanya membuat bayi tersebut mengalami kejang.

Stroke pada anak-anak memang jarang terjadi namun tidak ada salahnya mengetahui bagaimana cara mengenali gejalanya. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terlambat untuk memberikan pengobatan. Begitu pula dengan cara untuk memulihkan kondisi tubuhnya.

Cara paling mudah tentu saja selalu memperhatikan berbagai perubahan yang terjadi pada buah hati sehingga segera bisa dibawa ke dokter untuk melakukan pemeriksaan yang lebih pasti. Jadi jangan ragu untuk mengetahui bagaimana cara untuk Kenali Gejala Stroke pada Anak-anak.

Mengenali Cacar Air Pada Anak

Cacar Air merupakan jenis penyakit yang diakibatkan oleh serangan virus. Tanda-tanda anak sedang terserang cacar air adalah sebagai berikut.

1. Timbul gelembung atau bintil-bintil kecil di kulit yang berisi air.

2. Bintil kulit memerah seperti gigitan serangga.

3. Bintil makin lama semakin banyak, menyebar, dan membesar dengan warna kecoklatan.

4. Terasa sangat gatal pada bintil-bintil dan keinginan kuat untuk menggaruknya.

5. Disertai dengan demam, selera makan berkurang, dan malas beraktivitas seperti biasanya.

Apakah Cacar Air Menular?

Benar sekali, cacar air merupakan penyakit yang mudah menular, oleh karenanya hindarkan bayi dan anak untuk mengunjungi apalagi bersentuhan langsung dengan penderita cacar air. Masa inkubasi penyakit ini sekitar 1-2 minggu dan kemudian bisa sembuh dengan sendirinya.

Penanganan Anak Yang Menderita Cacar Air

Ketika anak menderita cacar air, hal utama yang dibutuhkan adalah istirahat dan terpenuhinya kebutuhan nutrisinya. Usahakan anak tetap mau makan dan minum dengan pola sehat, serta liburkan dulu dari sekolah. Anak tetap bisa mandi asalkan dilakukan dnegan hati-hati agar cacar tidak pecah sehingga menular ke kulit disampingnya. Pengobatan oral tidak dibutuhkan kecuali anak merasa sangat sakit atau nyeri.

Berkonsultasi dengan dokter akan lebih baik bagi orangtua yang meragukan penanganan sendiri di rumah. Dokter akan dapat memutuskan apakah diperlukan pengobatan secara oral ataukah cukup dengan penggunaan obat topikal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *