Tips Menurunkan Demam Dan Cara Higieni Obati Kecacingan

Tips Menurunkan Demam Dan Cara Higieni Obati Kecacingan

Bayi dinyatakan demam apabila suhu tubuhnya naik diatas 37 derajat celcius ( 98,6 derajat farenheit ). Anak tampak memerah, dahi, belakang leher, dan tubuhnya akan terasa panas, meskipun kaki dan tangannya dingin. Bayi jadi kesal dan tidak mau makan. Demam biasanya akibat infeksi seperti batuk, pilek, atau terlalu panas. Demam ringan setelah imunisasi juga umum terjadi.

Segera hubungi dokter jika bayi Anda di bawah umur 8 bulan, bayi lebih besar tak mau disuapi/ atau muntah dan diare atau ada bercak kemerahan pada kulit.

Anda bisa mengurangi demam pada anak dengan cara aman berikut ini, meskipun demam ringan biasanya cepat reda.

1. Buka baju bayi hingga tinggal popok dan baju dalamnya untuk menyejukkan. Jangan bungkus dengan pakaian tebal atau selimut sehingga bayi bisa kepanasan.

2. Periksa temperatur bayi dan berikan parasetamol untuk menurunkan demam jika diperlukan.

3. Beri bayi air matang dalam botol di antara waktu menyusu. Jika Anda menyusuinya, coba perpanjang waktu menyusui atau perbanyak.

4. Yakinkan kamar bayi nyaman. Gunakan kipas angina jika panas, tapi jangan langsung mengenai bayi, pantulkan terlebih dahulu.

5. Melap atau mandikan bayi dengan air hangat tidak dianjurkan karena bisa memperburuk keadaan.

Warning – minta bantuan medis secepatnya jika nafas bayi cepat, tersengal-sengal atau sulit bernafas, atau dia tampak mengantuk, bayi Anda kejang, Ada bercak kemerahan pada kulit, dan tidak hilang saat ditekan.

Cara Higieni Obati Kecacingan Pada Anak

Cacingan sangat familiar dengan anak-anak, benar bukan ? Anda perhatikan mungkin ada cacing kecil, seperti benang di kotoran anak. Pada umumnya tanda awal dari cacingan adalah rasa gatal pada an*s dan v*lva pada anak permempuan yang terjadi di malam hari saat cacing sedang bertelur.

Jika Anak Anda menggaruk, area ini bisa menjadi luka dan kemungkinan telur masuk kekukunya. Anak tak sengaja memindahkan ke orang lain. Jika ada banyak cacing, anak mungkin merasakan sakit perut.

Kunjungi dokter Anda jika tidak yakin apakah anak menderita kecacingan, atau jika anak dibawah 12 tahun kena cacingan.

Cacingan biasanya cukup mudah mendapatkan pengobatan di rumah dengan mengikuti langkah-langkah higieni berikut ini.

1. Beri obat cacing untuk membunuh cacingnya ( lihat obat cacing ). Obati juga seluruh anggota keluarga lainnya, meskipun tak ada gejalanya.

2. Pakaikan anak celana dalam di malam hari untuk menghindari garukan.

3. Mandikan anak, cucilah sekitar anusnya setiap pagi untuk membilas telur yang dihasilkan cacing sepanjang malam.

4. Yakinkan anak menjaga kebersihan ( lihat teknik praktis ).

5. Anda tak perlu meliburkan atau menjauhkan anak dari teman-temannya, tapi selalu ingatkan anak soal kebersihan pribadi saat jauh dari rumah.

6. Anda tidak perlu mengobati kucing, anjing, karena mereka tak membawa cacing.

Obat Cacing – termasuk obat antehelmintik ( pembunuh cacing ) mebendazole, obat umum untuk diatas 2 tahun. Dosis tunggal bisa efektif meskipun kadang dibutuhkan dosis kedua setelah 2 minggu. Untuk anak usia 1-2 tahun gunakan piperazine yang tersedia dalam bentuk bubuk yang dicampur dengan segelas air atau susu.

Ulangi setelah 14 hari. Obat ini membunuh cacing tetapi tidak telurnya. Jadi berhati-hatilah dengan kebersihan sekurang-kurangnya 2 minggu setelah pengobatan. Hati-hati jika sedang hamil atau menyusui konsultasikan dengan dokter sebelum melakukan pengobatan.

Tips Praktis ( Kebersihan Pribadi ) – Perhatikan kebersihan untuk memutuskan siklus hidup cacing, dan mencegah timbul kembali atau menyebar ke orang lain.

1. Yakinkan anak mencuci tangan sebelum makan atau memegang makanan, dan setelah ke toilet.

2. Jaga kuku tetap pendek dan cegah dari mengisap jari dan menggigit kuku.

3. Telur bisa bertahan selama 2 minggu di sprei dan handuk, jadi ganti setiap hari. Jangan dikucek karena bisa menyebarkan telur. Cuci air panas dan keringkan dengan pengering.

4. Beri anak waslap dan handuk sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *